Philippe Coutinho Segera Kembali ke Liverpool!

Philippe Coutinho di timnas Brasil

Pemain Barcelona dan timnas Brasil, Philippe Coutinho, akan kembali ke markas Liverpool di akhir musim 2017-2018. Coutinho sendiri merupakan salah satu pemain kesayangan fans The Reds selama dia memperkuat tim ini.

Bersama Liverpool, Philippe Coutinho sudah mencatatkan 54 gol dan 46 assist dari 201 laga di semua kompetisi selama menjalani karier sebagai pemain utama The Reds. Tidak mengherankan saat Coutinho memutuskan pindah ke Barcelona, para fansnya kecewa.

Walau sudah bersama Barca, aksi Coutinho masih dapat dilihat di kandang The Reds. Di akhir musim 2017-2018, pemain timnas Brasil 2018 tersebut akan bermain di Anfield. Memang bukan sebagai pemainnya, namun untuk laga uji coba sebelum Piala Dunia 2018.

Timnas akan melawan timnas Kroasia di Anfield, Liverpool, pada 3 Juni 2018.

“Kami senang menyambut dua tim dunia bermain di Anfield. Stadion ternama ini akan menjadi tempat yang mengesankan dalam laga menarik ini,” ucap Billy Hogan, managing director dan chief commercial officer Liverpool FC. “Kami percaya jika para pemain dan penggemar akan suka dengan laga ini,” ucapnya lagi.

Philippe Coutinho sendiri akan menjadi pemain timnas Brasil 2018 yang diyakini jadi tumpuan timnas selain Neymar dan pastinya akan tampil di laga ini. Selain Coutinho, fans Liverpool juga akan melihat aksi pemain mereka yakni Roberto Firmino.

Tim Dokter Beri Lampu Hijau Neymar Tampil di Piala Dunia 2018

Neymar akan tampil di Piala dunia 2018

Piala Dunia 2018 hanya tinggal menghitung hari, itu sebabnya pemain Brasil, yakni Neymar terus berupaya menyembuhkan cederanya dengan melakukan pengobatan demi memperkuat timnasnya. Penyerang ini memang masih terus menjalani proses pemulihan setelah operasi cedera patah tulang kala berlaga dengan Paris Saint-Germain.

Kala itu, dirinya mendapat cedera patah tulang metatarsal, saat berhadapan dengan Marseile dengan skor 3-0 di Ligue 1 di tanggal 26 Maret lalu.

Sekarang kondisinya sudah semakin membaik dan tim dokter sudah meyakinkan jika bintang dunia ini sudah dapat tampil di Piala Dunia 2018. Penyerang PSG tersebut juga dinyatakan akan segera sembuh di tanggal 17 Mei dan kembali berlatih dengan timnya.

Dengan kabar tersebut, Rodrigo Lasmar salah satu tim dokternya mengaku senang dengan kemajuan mantan pemain Barcelona tersebut.

“Neymar sudah tampil dengan begitu luar biasa dan kita memiliki keinginan untuknya dapat bersiap dan latihan kembali demi tampil mengesankan demi Piala Dunia 2018 mendatang. Dirinya sudah tampil dengan baik dan menjalani masa rehabilitasi,” papar Rodrigo.

Ney sendiri sudah kembali ke Prancis dan akan melanjutkan program pengobatannya di sana. Dirinya juga mengaku siap ikut dalam sesi latihan bersama timnas nantinya.

Jelang kompetisi di Rusia nanti, timnas Brasil di Grup E Piala Dunia 2018 dengan timnas Swiss, timnas Kosta Rika, dan timnas Serbia. Tim Samba tersebut akan melaksanakan laga awal Piala Dunia 2018 nanti dengan melawan Swiss pada tanggal 17 Juni 2018.

Mantan Pemain Timnas Brasil ini Umbar Kemesraan di Tembok Besar China

Kaka dan carolina dias

Salah satu legenda hidup AC Milan, yakni Ricardo Kaka baru-baur ini berlibur ke China dengan WAGs seksinya, Carolina Dias.

Selama berlibur di China, Kaka tak lupa berkunjung ke icon Negeri Tirai Bambu tersebut, yakni The Great Wall alias Tembok Besar China. Tembok Besar ini merupakan salah satu destinasi utama yang dibangun pada masa Dinasti Ming yaitu tahun 1987.

Tampak Ricardo Kaka dan Carolina Dias berada di sana dan menikmati pemandangan di atas tembok tersebut. Suasana semakin indah setelah mereka berpose intim di kawasan tersebut. Hal itu terlihat dalam postingan Kaka di aku Instagramnya.

Dalam foto tersebut, terlihat keindahan alam di sekitar tembok besar China. Suasana kian hangat setelah pemain yang baru memutuskan gantung sepatu ini menuliskan caption, “Great (love).”

Mantan pemain Timnas Brasil tersebut sebelumnya memutuskan untuk gantung sepatu di Desember 2017 yang lalu. Kaka menyudahi karirnya di lapangan sebagai pemain di umur ke-35 tahun. Pria dari Brasil tersebut memang sudah memiliki beragam prestasi dan gelar juara selama menjadi pesepakbola.

Mantan pemain tangguh AC Milan tersebut juga pernah meraih penghargaan FIFA World Player of the Year 2007, mengalahkan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Karir emasnya di Milan memang tidak dapat dia pertahankan setelah pindah dari Italia. Ditambah dengan kisah rumah tangganya bersama Caroline Celino yang berakhir dengan perceraian di tahun 2015 silam. Padahal mereka sudah dikarunia dua buah hati dan sempat menjadi salah satu pasangan terharmonis di dunia sepakbola.

Kini, nampaknya Ricardo Kaka sudah berbahagia dengan WAGs seksinya, Carolina Dias.

Persiapan Timnas Brasil dan Peluang Bermain Tanpa Neymar

timnas brasil di Piala dunia 2018

Sejak bersama Adenor Leonardo Bacchi atau yang akrab dipanggil Tite, di tahun 2016 sebagai pelatih timnas Brasil, mereka sudah meraih kemenangan dan menjadi tim pertama yang masuk ke babak selanjutnya di Piala Dunia 2018.

Timnas Brasil memang berupaya keras kembali ke jalur kemennagan setelah sebelumnya gagal melawan timnas Jerman dengan skor 7-1 di markasnya di babak semifinal Piala Dunia 2014. Neymar yang menepi saat itu mengalami cedera, dan kini waktunya untuk dia kembali memperkuat Brasil di Rusia.

Akan tetapi, skuad timnas Brasil 2018 saat ini diharapkan tidak terlalu bergantung pada Neymar. Dalam enam laga ujicoba mereka, tim Samba nyatanya dapat mencatatkan 4 kemenangan, termasuk saat melawan timans Jerman di Berlin Maret lalu tanpa Ney.

“Ney pastinya akan diharapkan masuk ke timnas. Tapi, dengan tak adanya dia, kadang membantu kami menemukan gaya bermain dengan baik,” ujar bek Brasil, Thiago Silva.

Skuad timnas Brasil 2018 saat ini terlihat lebih matang dan baru di lapangan dengan banyaknya pemain dunia di tiap posisinya. Mereka begitu dominan saat tampil dalam laga kualifikasi Piala Dunia di Amerika Selatan yang lalu.

Namun, Brasil diyakini akan tampil mematikan di Rusia dengan hadirnya Neymar yang sudah pulih dari cederanya.

Berikut Situasi Pelatih dan Pemain tim nasional Brasil saat ini :

  • Pelatih

Selama dua tahun ini, Tite sukses membawa Brasil, yang sebelumnya gagal menjadi salah satu tim unggulan di Piala Dunia 2018. Tite saat ini lebih menampilkan keseimbangan tim. Pelatih 56 tahun itu, mempunyai catatan apik saat menjadi pelatih klub. Ia  memimpin Corinthians meraih prestasi di berbagai kompetisi dari musim 2010 hingga 2015.

  • Kiper

Alisson Becker menjadi kiper utama AS Roma yang dikagumi legenda Italia, Gianluigi Buffon. Bakat Alisson dengan kedua tangannya dan kakinya menjadikan Tite memilihnya menjadi kiper utama dan Ederson di posisi kedua. Untuk pilihan ketiga, ada kiper Corinthians, Cassio.

  • Belakang

Dari 12 laga di babak kualifikasi Piala Dunia Zona Amerika Selatan, Brasil hanya kemasukan tiga gol. Lini belakang timnas diperkuat oleh pemain Paris Saint-Germain, Dani Alves dan Marquinhos, pemain Inter Milan, Miranda, serta bek Real Madird, yakni Marcelo.

Di posisi pemain cadangan, sepertinya akan ada Thiago Silva dan Alex Sandro, juga Danilo dan Fagner.

  • Tengah

Bersama pelatih timnas Brasil ini, Phillippe Coutinho sepertinya akan menggantikan Renato Augusto di posisi ini. Nantinya, posisi Coutinho sepertinya akan dimainkan Willian. Jika tampil dengan skema bertahan, tempat Renato Augusto akan dimainkan Fernandinho. Sementara Casemiro akan berada di lini tengah. Paulinho merupakan pemain jangkar bersiap di sisi penyerang dan pertahanan.

  • Depan

Walau Neymar kembali sehat, penampilannya baru akan kembali saat sudah tampil di Rusia. Tite mungkin akan menurunkan Willian menggantikan Ney. Gabriel Jesus sendiri akan bersaing dengan Roberto Firmino. Dengan Douglas Costa dan Taison menjadi pemain cadangan.

Fase Grup

Timnas Brasil sendiri akan tinggal di Sochi pada Piala Dunia 2018 mendatang. Timnas akan melawan timnas Swiss di Rostov-on-Don pada 17 Juni. Lalu, laga Brasil VS Kosta Rika 22 Juni 2018 mendatang akan dihelat di St. Peterseburg dan melawan Serbia di Moskwa pada 27 Juni.

Bale Juga Ikut Sanjung Sinar Ibra di MU

Bale Juga Ikut Sanjung Sinar Ibra di MU

Menurut Pentolan Real Madrid tersebut , Penyerang Gaek asal Swedia telah membuktikan sepenuhnya bahwa Usia bukanlah faktor penghalang bagi seorang bagi seorang pemain sepakbola dalam menampilkan performa terbaiknya.

Bale Juga Ikut Sanjung Sinar Ibra di MU

Gareth Bale, Winger andalan Real Madrid ini rupanya diam-diam mengamati performa apik Zlatan Ibrahimovic bersama dengan Manchester United. Nah, ternyata, pemain Internasional Wales menjadi salah satu pihak yang merasa terkesan dengan sinar eks Barcelona itu bersama dengan Setan Merah musim ini.

Didatangkan secara gratis dari PSG, mantan bomber AC Milan dan PSG itu total sudah membuat 28 gol di semua musim kompetisi, termasuk dua gol ketika tim menang atas Southampton di final Piala Liga.

Memang, apa yang dilakukan oleh Ibrahimovic pada usianya saat ini, yang sudah memasuki 35 tahun adalah suatu hal yang tidak bisa dipercaya. Tak heran jika banyak pihak yang merasa terkesan dengan Ibra, tak terkecuali Winger Real Madrid, Gareth Bale.

Ya, Pemain Internasional Spanyol tersebut mengakui bahwa Ibra adalah bukti dari fakta Usia tidak akan mempengaruhi tekad dan performa seorang pemain sepakbola.

“Dia (Ibra) sudah membuktikan bahwa usia bukanlah faktor yang mencegah seorang pemain sepakbola bermain di level tertinggi. Dia pasti benar-benar menjaga kondisi tubuhnya dan menghabiskan banyak energi untuk mempersiapkan diri di tiap laga. De Gea adalah pemain terbaik MU di beberapa musim terakhir. Akan tetapi, saya rasa musim ini pesaing beratnya adalah de Gea. .”

“Saat dia diumumkan sebagai pemain baru MU, banyak yang meragukan dirinya bakal sukses di Liga Primer Inggris. Apakah dia punya kecepatan yang dibutuhkan, mengingat ia sudah tidak muda. Namun dia selalu ada di puncak permainannyaDia adalah soerang pemain yang sepertinya sama sekali tidak bermasalah dengan persaingan fisik di Lgia Primer Inggris.” Demikian ujar Bale kepada reporter.

Arsene Wenger Masih Enggan Bicara Masa Depan

Arsene Wenger Masih Enggan Bicara Masa Depan

Bagi sang pelatih asal Prancis, tidak etis rasanya untuk berbicara mengenai dirinya di saat tim tengah terpuruk usai kekalahan di Selhust Park Stadium akhir pekan kemarin. Kendati demikian, Wenger mengaku sangat kecewa karena kekalahan itu semakin menjauhkan timnya dari Liga Champions.

Arsene Wenger Masih Enggan Bicara Masa Depan

Setelah kekalahan yang ditelan tim asuhannya dari Crystal Palace, posisi Arsene Wenger di kursi pelatih Arsenal semakin panas. Namun secara mengejutkan, sang manajer asal Prancis belum juga bersedia angkat bicara mengenai keputusannya menyoal masa depan di Emirates.

Bertandang ke Selhust Park Stadium, pada selasa dinihari wib (11/04) waktu setempat, Arsenal secara mengejutkan takluk dari tim tuan Rumah Crystal Palace yang notabenenya adalah tim peringkat ke-17 di klasemen sementara. Ironisnya lagi, laga itu membuat Arsenal terkapar dengan tiga gol tanpa balas.

Hasil ini membuat Arsenal semakin jauh dari Zona Liga Champions Eropa, bisa dikatakan, mereka terancam absen di ajang tahunan itu musim depan. Kekalahan tersebut juga semakin membuat Arsene Wenger tertekan, dengan bayang-bayang kontraknya yang akan segera berakhir pada musim panas nanti. Namun, Pelatih asal Prancis masih belum juga mau berbicara mengenai masa depannya.

“Sebenarya, saya sangat kecewa, setelah kami sempat bermain kembali ke momen positif, kemudian melihat bagaimana kami menelan kekalahan dalam laga tadi, sangat mengecewakan.”

“Saya rasa tidak akan nyaman rasanya untuk berbicara tentang diri saya saat ini,, lebih menyakitkan untuk menerima kekalahan dengan cara yang kami alami ini.” ungkap Wenger dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.

Lebih lanjut, Wenger mengakui bahwa kans timnya untuk melangkah ke Liga Champions Eropa secara otomatis menjadi semakin mustahil tercapai.

“Target kami itu tentu saja akan menjadi sangat sulit bagi kami,” Sambungnya.

David Silva, Pemain terbaik Sepanjang Masa Manchester City

David Silva, Pemain terbaik Sepanjang Masa Manchester City

Sanjungan itu dituturkan oleh salah seorang rekan satu tim Silva di manchester city, Pablo Zabaleta. Pemain Argentina ini bahkan menganggap Winger Spanyol sebagai pemain Favoritnya di Manchester City, dan merasa beruntung bisa menjadi rekan satu timnya.

David Silva, Pemain terbaik Sepanjang Masa Manchester City

David Silva, winger andalan Manchester City ini baru saja mencatatkan penampilan ke-300 nya bersama dengan Citizen sejak ditebis dari Valencia pada tahun 2010 silam. Catatan prestisius itu dicatatkan Silva saat timnya berhasil menghajar Hull City dengan skor telak 3-1.

Selepas pertandingan, sederet sanjungan didapat oleh mantan pemain Valencia ini, bahkan defender Citizen, Pablo Zabaleta, tak ragu untuk menyebut Winger Spanyol sebagai pemain terbaik Manchester City sepanjang sejarah. Tak hanya itu, defender Argentina juga menganggap Silva sebagai pemain favoritnya di Manchester City.

“saya bisa saja membicarakan tentang dirinya sepanjang hari, karena percaya atau tidak, saya sangat menyukai sosoknya. Bagi saya, dia adalah pemain terbaik Manchester City sepanjang masa. Dia adalah Favorit saya di klub ini, saya merasa beruntung bisa menjadi rekan satu timnya. Dia adalah pemain yang amat berkelas, punya visi bermain yang begitu mumpuni”

“Salah satu musim terbaik saya adalah ketika saya selalu melakukan Overlap ke lini depan, karena saya tahu persis bahwa umpan saya selalu berada di sana, yang berasal dari Silva, dia sangat fantastis!” Demikian beber Zabaleta kepada reporter.

Selama tujuh tahun berkarir di manchester City, Silva telah mengemas 49 gol dan 300 laga di semua ajang. Pada periode tersebut juga, pemain Spanyol persembahkan dua trofi Premier League, Satu Piala FA dan sepasang Trofi Piala Liga untuk Citizen.

Conte Yakin Diego Costa Akhiri Paceklik Gol

Conte Yakin Diego Costa Akhiri Paceklik Gol

Ditegaskan oleh sang manajer, yang paling penting adalah, para pemainnya termasuk diego Costa, bersedia melakukan apa yang dia inginkan di atas lapangan, menunjukkan komitmen serta kerja keras untuk memenangkan pertandingan bersama tim, tanpa memikirkan statistik pribadi.

Conte Yakin Diego Costa Akhiri Paceklik Gol

Manajer Chelsea Antonio Conte mengaku tidak mencemaskan performa striker Diego Costa belakangan ini. Juru taktik asal Italia yakin penyerang naturalisasi Timnas Spanyol tersebut akan menemukan kembali performa bagusnya di atas lapangan.

Sebagaimana diketahui, Diego Costa memang merupakan striker andalan Chelsea yang sangat diandalkan dalam mencetak gol ke gawang lawan, sejak pemain berdarah Brazil itu didatangkan dari Atletico Madrid pada bursa transfer musim panas tahun 2014 silam.

Namun, performanya belakangan ini tak selaras dengan posisi Chelsea di puncak kllasemen semntara. Costa, tak pernah lagi mencetak gol sejak terakhir kali melawan West Ham united pada 6 Maret lalu. Meski begitu, Conte mendukung agar sang striker kembali ke performa terbaiknya dalam pertandingan-pertandingan ke depannya.

“Tidak, saya sama sekali tidak mencemaskan performanya. Hal seperti ini memang biasa terjadi, dan bagi saya, yang paling penting adalah dia bisa menjaga komitmen dan sikap yang besar kepada saya selama pertandingan, dan melakukan apa yang saya inginkan,”

“Ia juga tidak beruntung di banyak keadaan, tapi pemain seperti Diego Costa bisa mencetak gol di setiap pertandingan, dan saya pribadi yakin dia bisa melakukannya lagi.” ujar Conte kepada wartawan.

Musim ini, mantan pemain Atletico Madrid itu telah mengemas 17 gol dalam 29 pertandingan Liga Primer Inggris untuk Chelsea pada musim ini. Dalam kemenangan yang diraih atas Bournemouth, sayangnya Costa juga tidak turut mencetak gol.

Ter Stegen Tak Sabar Hadapi Paulo Dybala

Ter Stegen Tak Sabar Hadapi Paulo Dybala

Menurut kiper muda asal Jerman tersebut, jika Dybala memang bukan pemain yang hebat, maka sang pemain Argentina tidak akan membela klub sekelas Juventus saat ini. Ter Stegen berharap dirinya mampu menjaga gawangnya dari gempuran penyerang muda Argentina tersebut.

Ter Stegen Tak Sabar Hadapi Paulo Dybala

Jelang pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions Eropa di Juventus Stadium, penjaga gawang andalan Barcelona, Marc-Andre ter Stegen, mengaku sudah tidak sabar untuk berhadapan dengan penyerang andalan Juventus yang ramai diperbincangkan belakangan ini, Paulo Dybala.

Seperti diketahui, pada 12 April mendatang, Juventus dan Barcelona akan saling berhadapan. Jelang pertemuan tersebut, mungkin Bianconneri akan lebih diunggulkan karena akan bermain di kandang sendiri. Di Samping itu, mereka juga punya trio lini serang mematikan, termasuk salah satu diantaranya adalah Paulo Dybala.

Penyerang muda Argentina memang tampil gemilang bersama Juventus sejak didatangkan dari Palermo pada musim panas tahun 2015 lalu. Kendati yang bersangkutan masih belum sepenuhnya teruji kualitasnya, namun Stegen tetap menganggapnya sebagai pemain hebat.

“Saya belum pernah menghadapi dia secara langsung, tapi di atas semuanya, itu penalaian saya kepadanya tidak berubah. Faktanya, jika ia bukan pemain yang hebat, Dybala tidak akan bermain di Juventus,” ucap Ter Stegen.

Sebagai tambahan, Paulo Dybala mencatatkan 16 gol di semua kompetisi musim ini bersama dengan Juventus, dia membantu Bianconneri dalam memuncakki klasemen sementara Serie A Italia dan menembus babak perempat final Liga Champions Eropa, serta baru saja melangkah ke final Coppa Italia.